Minggu, 22 Maret 2009

Komunikasi Politik Gerindra

Patut di acungi jempol pada team Gerindra. Pasalnya, sebagai partai baru, Gerindra mampu menjadi partai yang terpopular bila di bandingkan partai baru seperti PPDI, PPPI, maupun PPD. Partainya Prabowo ini mengiklankan partainya dengan eksekusi pendekatan emosional yang sangat bagus untuk menstimulasi masyarakat pada perubahan.



Gerindra berusaha keluar dari crowded nya partai yang buanyak dengan iklan yang terkonsep, emosional dengan frekuensi yang tinggi dan intensitas yang tinggi. Prabowo sendiri pun juga jauh-jauh telah mengiklankan dirinya dengan konsep HKTI nya yang briliant. Sukses buar Gerindra.

Sabtu, 21 Maret 2009

Facebook bentar lagi kalahkan Google!!!

OKEZONE.COM, ASHINGTON - Google saat ini boleh saja menjadi raja di dunia internet. Namun tak lama lagi, dominasi raksasa mesin pencari itu akan ditumbangkan Facebook. Menurut Ross Sandler, analis pada RBC Capital Market, Facebook dapat melampaui Google dalam jumlah pengunjung unik (unique visitor) ke website mereka pada akhir 2011 atau 2012.


Semakin ketatnya aturan dari pemerintah, bakal bergabungnya Microsoft-Yahoo, pergeseran ke platform mobile, dan melesatnya popularitas situs jejaring sosial, dianggap sebagai ancaman potensial terha dap dominasi Google. Dan kini, Facebook-lah ancaman yang terbesar. Facebook dan Google adalah dua perusahaan dunia internet terbesar dan tumbuh tercepat. Berdasarkan analisis RBC Capital Market, saat ini 45 persen unique visitor setiap bulannya mengunjungi Facebook secara langsung sebagai halaman pertama yang dibuka, naik dari 39 persen setahun sebelumnya. Dikutip dari Reuters, Minggu (22/3/2009), firma penelitian Hitwise menemukan Facebook muncul sebagai sumber terbesar traffic bagi sebagian besar situs tahun lalu.

"Pertumbuhan Facebook sebenarnya mendorong pembagian jumlah pengguna yang mencari via Google versus mesin pencari lainnya," kata Sandler, sembari menegaskan hal ini menunjukkan fenomena tumbuhnya Facebook sejauh ini masih positif bagi Google. Dia juga menyebutkan, arus unique visitor Facebook yang mengunjungi Google 50 persen lebih besar dibandingkan ke Microsoft, dan 250 persen lebi besar dibandingkan ke Yahoo. Meski begitu, analis mengingatkan gambaran tersebut dapat saja berubah jika Facebook terus tumbuh dan melangkah dengan cepat. Atau jika media sosial itu menemukan model bisnis dan menemukan cara yang jitu untuk meraup dolar lebih banyak.

"Seiring pertumbuhan pengguna dan waktu yang digunakan untuk mengunjungi Facebook, website dan merek lain akan mengakui kebutuhan mereka untuk menambah kehadiran mereka di Facebook." Proyeksi Sandler mengenai potensi Facebook didasarkan pada asumsi pertumbuhan kedua situs itu, yaitu 85 persen untuk Facebook dan 20 persen untu Google. Dan semakin lama, Sandler meyakini Facebook akan memberikan tekanan berlipat bagi Google, yang sahamnya kini tidak bergerak naik, meskipun meraup banyak pendapatan. Asal tahu saja, saat ini jumlah pengunjung unik Facebook berkisar di angka 175 juta per bulannya. Mark Zuckerberg, sang pendiri, yakin jumlah itu akan bertambah menjadi 200 juta pada tahun ini. (jri

Jumat, 20 Maret 2009

Studi: Pendapatan Tak Pengaruhi Kebahagiaan

OKE ZONE.COM, MELBOURNE - Beberapa orang seringkali menganggap uang adalah segalanya. Tak jarang� berbagai macam cara dilakukan untuk mendapatkan uang, sekalipun dengan cara-cara 'kotor'.

Namun tak dipungkiri, pendapatan seseorang memang sedikit banyak memberikan kontribusi pada kebahagiaan seseorang, apalagi di negara-negara dunia ketiga.

Baru-baru ini sebuah studi mengenai tingkat kesejahteraan negara-negara kaya, yang dilakukan Legatum Institute, menyatakan, jika di negara-negara kaya seperti Australia tingkat pendapatan sesorang tak menjamin seseorang dapat hidup dengan bahagia.

Seperti dilansir Times of India, Sabtu (21/3/2009), Legatum Institute, lembaga yang berbasis di Dubai, menempatkan Australia sebagai negara paling sejahtera di dunia. Australia dinilai telah mampu memberikan pendapatan yang tinggi bagi masyarakatnya serta kebebasan politik.

Tapi menurut seorang pengacara yang juga akademisi asal Melbourne, Mirko Bagaric, di negara-negara kaya, tingkat pendapatan seseorang tidak memberikan kebahagiaan bagi orang-orang.

"Faktor yang dapat membuat seseorang bahagia bukan hanya seputar pendapatan tapi yang paling berperan adalah kesehatan tubuh manusia, hidup yang optimis, dan memiliki cita-cita yang realistis," kata Bagaric. (srn)

Jumlah Pengangguran di RI Setara 500% Warga Singapura

OKEZONE.COM JAKARTA - Seluruh tenaga kerja di Indonesia saat ini jumlahnya hampir 51 juta. Jumlah itu masuk dala m kategori pekerja produktif dengan usia 14-34 tahun. Namun, 20 juta lainnya masih saja menganggur atau setengah menganggur.


Hal tersebut terungkap berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh British Council, dalam acara Community Entrepreneur Business & Social Innovation, di FX Lifestyle X'nter, Senayan, Jakarta, Jumat (20/3/2009) sore.

Jumlah tersebut sama dengan sepertiga seluruh penduduk Inggris dan lima kali jumlah warga Singapura. Hal inilah yang menghambat Indonesia menjadi kekuatan ekonomi yang sesungguhnya.

Setiap tahun perusahaan dan pe merintah mengucurkan puluhan triliun rupiah untuk berbagai program sosial dan CSR. Namun, sekedar menciptakan wirausahawan skala mikro takkan menjawab tantangan yang lebih besar seputar inovasi, ketahanan, serta daya saing bisnis. Wirausahawan muda berbasis komunitas menjadi jawabannya.

Sejak 2006, British Council mengidentifikasi, memfasilitasi, membangun jaringan bagi lebih dari 400 wirausahawan muda Indonesia (1.000 orang hingga tahun 2010) anak-anak muda luar biasa yang menciptakan kemakmuran sembari menyelesaikan berbagai masalah sosial.

Mereka inilah pelopor ekonomi baru di bidang industri kreatif, lingkungan dan kemasyarakatan-sebuah industri yang saat ini saj a sudah menyumbang Rp250 triliun pada PDB Indonesia.

Bayangkan saja, jika dalam kurun waktu tiga tahun mendatang Indonesia mampu mengilhami tiga persen saja dari pemuda Indonesia untuk menjadi wirausahawan, dan setiap orang menciptakan 10 wirausawan baru, maka 2012 kita akan memiliki 15 juta pengusaha sosial dan kreatif yang akan membantu 150 juta lainnya.

Sebagai perintis wirau sahawan sosial, Inggris memiliki 55 ribu usaha komunitas yang menciptakan omzet hingga Rp500 triliun dan 1,2 juta lapangan pekerjaan di tahun 2008.

British Council selaku organisasi internasional Inggris untuk pendidikan dan kebudayaan berkomitmen untuk membantu Indonesia mengembangkan pemimpin-pemimpin muda dari ekonomi muda yang berbasis pada kreatifitas dan kemasyarakatan.

Program Community Entrepreneur ini sendiri merupakan acara tahunan yang diprakarsai British Council untuk menjaring entrepreneur-entrepreneur muda yang kreatif.

Namun baru pada tahun ini BC mengintegrasikannya menjadi satu yaitu dengan sebutan Community Entrepreneur Business and Innovation yang di launching sekarang. (ade)

Hong Kong, Perpaduan Kemegahan & Klasik


OKEZONE.COM, (21/03) HONG KONG, sebuah kota yang tidak pernah tidur. Memang julukan itu tepat diberikan pada kota bekas jajahan Inggris ini. Betapa tidak, kota ini selalu disibukkan dengan ingar-bingar kehidupan, mulai fajar merekah hingga malam menjelang.

Maklum saja, kota berpenduduk 7 juta jiwa ini merupakan salah satu pusat segala kegiatan di kawasan Asia. Bukan hanya pusat perdagangan, Hong Kong juga terkenal dengan pusat mode dan industri di Asia. Namun, keindahan Hong Kong tidak hanya berhenti pada aktivitas itu semata. Di balik hirukpikuknya, ternyata Hong Kong menyimpang segudang pesona yang mengundang kekaguman wisatawan.

Daerah Administratif Khusus Hong Kong merupakan satu dari dua daerah yang merupakan bagian dari negara Republik Rakyat China, satunya lagi adalah Makau. Pada 1 Juli 1997, daerah ini secara resmi diserahkan Pemerintah Inggris kepada China.

Hong Kong menikmati otonomi da ri Pemerintah RRC seperti pada sistem hukum, mata uang, bea cukai, imigrasi, dan peraturan jalan yang tetap berjalan di jalur kiri. Hong Kong terdiri dari Pulau Hong Kong, Kowloon, dan New Territories jika diurutkan dari selatan. Di sebelah utara New Territories terdapat Kota Shenzhen di seberang Sungai Sham Chun (Sungai Shenzhen).

Hong Kong memiliki 236 pulau di Laut China Selatan. Di mana Pulau Lantau merupakan pulau terbesar, dan Pulau Hong Kong yang kedua terbesar dengan populasi terbesar. Pulau yang paling padat adalah Ap Lei Chau. Semenanjung Kowloon menempel ke New Territories di utara, dan New Territories menempel ke Tiongkok daratan di seberang Sungai Shenzhen.

Hong Kong memilik i perpaduan topografi yang sempurna. Perbukitan berada di tengah-tengah kota ini. Kemudian dikelilingi dengan kemegahan gedung-gedung pencakar langit, dengan ratusan jalan layang (flyover) yang membelah kota, dan terakhir dibatasi pantai nan indah.

Perpaduan unik inilah yang justru menjadi daya tarik wisatawan, selain penataan kota yang cukup rapi, bersih, dan teratur. Ditambah lagi, perpaduan seni pengelolaan kota antara barat dan timur menjadikan Hong Kong memiliki ciri khas tersendiri.

Begitu menginjakkan kaki di Hong Kong, akan terasa nuansa kota bisnis dan perdagangan. Deretan pertokoan dan perkantoran yang menjulang tinggi akan menemani jalan kaki kita menikmati suasana kota yang tidak pernah tidur ini. Bagi para pencinta shopping, akan dipuaskan dengan segala m acam barang kebutuhan kelas dunia di kota ini. Semua barang dagangan tersaji di deretan pertokoan itu.

Meski demikian, tidak ada kesan kumuh yang bisa tergambarkan dari kota ini. Bersih dan rapi, hanya gambaran itulah yang bisa terucap. Tidak ada sampah berserakan, apalagi puntung rokok bertebaran di jalanan. Terlebih saat menyusuri jalanan di Kota Hong Kong, kesan rapi dan bersih akan semakin terlihat.

Jalanan Hong Kong tidak selebar di Jakarta. Hanya terdiri atas ruas jalan berlawanan arah yang tidak terlalu lebar, berukuran sekitar 4 meter per ruas jalan. Tepat di sampingnya ada trotoar yang berukuran dua meter bagi para pejalan kaki. Disambung kemudian, gedung-gedung pencakar langit yang m engesankan sempitnya tata ruang Hong Kong.

Meski terkesan sempit, tidak ada kesan semrawut dalam penataannya. Tidak ada macet, polusi, atau bahkan antreanpanjang angkutan kota (angkot). Sekelas taksi pun, tidak diperkenankan berhenti terlalu lama di ruas-ruas jalan itu. Taksi hanya diperkenankan berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang saja.

Begitu tertib sehingga membuat kesan sempit menjadi luas dan lapang. Tidak ada angkutan kota (angkot), maupun motor beroda dua.Yang ada hanya taksi, sejenis busway, dan trem. Motor beroda dua yang diizinkan pun harus berkategori motor gede dengan volume di atas 500 cc.

Kecanggihan teknologi di HongKong terlihat dari pembangunan gedung-gedung pencakar langitnya. Sangat mengagumkan ketika melihat sekelompok gedung pencakar langit bertengger di lereng-lereng perbukitan Kota Hong Kong. Dengan ketinggian gedung yang bisa dikatakan hampir mengalahkan tinggi bukit itu sendiri, teknologi yang luar biasa. Belum lagi, gondola-gondola yang bertebaran di atas puncak bukit-bukit kota itu. Gondola ini merupakan salah satu sarana transportasi yang menghubungkan puncak antarbukit di Hong Kong.

Namun, begitu sedikit menepi, memasuki zona pantai dan lautan kota ini, kesan megah sedikit hilang. Justru kesan klasik yang terlihat di sana. Pantai-pantai Kota Hongkong dihiasi dengan berbagai perahu tradisional, baik itu milik nelayan, maupun khusus disediakan untuk turis. Berbagai pelabuhan pendaratan perahupun sudah disiapkan di berbagai lokasi pariwisata. Dengan begitu, aka n memudahkan para wisatawan yang akan berkunjung dari satu lokasi wisata ke lokasi lainnya menggunakan perahu.

Ditambah lagi, beberapa lokasi yang tetap dipertahankan ketradisionalannya, seperti kampung nelayan dan pasar tradisional Lei Yu Wan. Meski dikatakan tradisional, tetap terkesan modern. Tidak ada bau amis ataupun becek di kampung itu. Meski para warganya juga menjual berbagai macam hasil laut seperti ikan, udang, dan kerang. Namun, ada sedikit perbedaan penyajian penjualan di pasar tradisional itu dengan pasar-pasar tradisional di Indonesia. Hasil laut disana dijual secara hidup dan ditempatkan di akuarium-akuarium khusus. Kebersihan pun tetap dijaga sehingga akan membua t pengunjung nyaman.
(sindo//tty)

Rabu, 11 Maret 2009

Maranatha, Excelent Campus, Outstanding People


Akhirnya kita sampai juga di Bandung. Di kota kembang ini, tujuan kita ke Universitas Maranatha. Sebelumnya kita merasa canggung, karena Maranatha kampus yang sangat senior dah tersohor sampai ke China, Jerman, Ausi, Jepang, Dll. Namun, ternyata, luar biasa, para pengurusnya pun sangat muda-muda dan wellcome ke kita. Di maranatha kita diterima oleh Ir. Yusak Gunadi,MM. (Ketua LPPM), DR. dr. Felix Kasim (Purek IV), Sunjoyo Setiawan, MSi. (Kajur Manajemen), dan Djoni Setiawan (IT).